150+ Contoh Kalimat Imperatif, Perintah, Larangan, Permintaan, Pembiaran, Transitif, Dll

Contoh Kalimat Imperatif. Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional memiliki banyak jenis kalimat yang harus diketahui agar Anda dapat berkomunikasi menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar sesuai dengan aturan yang terdapat dalam Bahasa Indonesia itu sendiri.

Terdapat beberapa jenis kalimat dalam Bahasa Indonesia, yang beberapa diantaranya adalah kalimat langsung dan kalimat tidak langsung, kalimat tunggal, kalimat inti, serta kalimat aktif dan kalimat pasif, dan yang lainnya.

Dalam pembahasan kali ini akan dijelaskan secara lebih detail mengenai salah satu jenis kalimat yaitu kalimat imperatif.

Berikut adalah info lengkap tentang kalimat imperative, mulai dari pengertian kalimat imperatif, fungsi kalimat imperatif, ciri – ciri kalimat imperatif, macam – macam kalimat imperatif, dan contoh – contoh kalimat imperative, dan penggunaan kalimat imperatif dalam teks prosedur

Pengertian Kalimat Imperatif

contoh kalimat imperatif dan pengertiannya
contoh kalimat imperatif

Menurut Rahardi, 2005:79, kalimat imperatif adalah kalimat yang mengandung maksud memerintah atau meminta agar mitra tutur melakukan atau sebagaimana diinginkan si penutur. Kalimat imperatif dapat berisi suruhan yang amat keras dan kasar, atau berisi permintaan yang halus dan santun. Selain itu, kalimat imperatif juga dapat berisi pelarangan terhadap suatu hal atau pembiaran terhadap seseorang melakukan suatu hal. Dengan demikian, kalimat imperatif adalah kalimat yang rumit dan mempunyai berbagai macam jenis. Secara sederhana, kalimat imperatif disebut juga dengan kalimat perintah.

Kalimat Imperatif dapat diketahui dari konotasi cara bicara penutur. Pada tulisan, biasanya kalimat imperatif ditandai dengan tanda seru (!) dan diikuti dengan kata ‘tolong’, ‘jangan’, ‘silakan’. Penggunaan kata ‘tolong’ dan ‘silahkan’ terkesan lebih formal yang menggambarkan kesopanan dan digunakan untuk memerintah.

Sedangkan kata ‘jangan’ adalah kata yang digunakan untuk melarang dalam melakukan suatu kegiatan atau perbuatan.

Fungsi Kalimat Imperatif

Sesungguhnya kalimat imperatif adalah bentuk kalimat yang memiliki banyak fungsi, salah satu fungsi utamanya adalah sebagai kalimat perintah. Namun dalam kehidupan nyata dan dalam penggunaannya, kalimat imperatif memiliki banyak bentuk. Begitu juga dengan cara penyampaiannya, terdapat beraneka macam, mulai dari kalimat perintah yang berisi ajakan sampai dengan kalimat perintah yang berisi pembiaran.

Fungsi utama kalimat imperatif adalah untuk mengizinkan seseorang mengerjakan sesuatu hal baik itu berupa aktifitas yang melelahkan atau hanya sekadar sebuah seruan.

Ciri–Ciri Kalimat Imperatif

Terdapat beberapa ciri khusus yang dimiliki oleh kalimat imperatif. Dan anda akan langsung memahaminya ketika anda membacanya, bahwa kalimat tersebut adalah kalimat imperatif. Berikut di bawah ini adalah beberapa ciri kalimat imperatif yang dapat dipelajari dan dapat dijadikan referensi.

  1. Kalimat Imperatif biasanya dibuat dengan intonasi yang rendah pada bagian akhir kalimat
  2. Di dalam kalimat imperatif akan dijumpai salah satu dari kata – kata berupa kalimat penegasan, kalimat halus, sebuah ajakan, harapan, permintaan dan juga sebuah larangan akan suatu hal.
  3. Susunan kalimat imperatif berupa inervasi. Oleh karena itu dalam kalimat ini, subyek dan predikatnya tidak pasti. Susunan predikat di dalam kalimat imperatif dapat mendahului subyek atau diletakkan di awal kalimat
  4. Dalam kalimat imperatif, subyeknya berupa tokoh atau pelaku dari kalimat tidak tampak, tidak selalu terungkap, atau dengan kata lain, tidak diketahui siapa orangnya
  5. Utamanya, kalimat imperatif biasanya diakhiri dengan penggunaan tanda baca, seperti tanda seru (!) atau tanda tanya (?).
  6. Di atas adalah ciri – ciri dari kalimat imperatif. Jenis kalimat yang mungkin sering digunakan dalam kehidupan sehari – hari, karena merupakan kalimat perintah.
  7. Kalimat imperatif biasanya disertai oleh intonasi pengucapan dengan nada tinggi.
  8. Kalimat imperatif yang biasanya diucapkan secara lisan oleh penutur, bila ditulis dalam sebuah kalimat, akan diakhiri dengan penggunaan tanda seru di akhir kalimatnya. Begitu pula dengan kondisi yang lain. Kalimat imperatif memiliki banyak intonasi pengucapan sesuai dengan jenis kalimat yang ingin disampaikan oleh penutur.

Macam–Macam Kalimat Imperatif

contoh kalimat imperatif dan macam-macamnya
contoh kalimat imperatif

Kalimat imperatif atau yang biasa disebut juga dengan kalimat perintah merupakan jenis kalimat yang memiliki banyak fungsi. Selain memiliki banyak fungsi, kalimat imperatif juga memiliki banyak macam. Beberapa macam dari kalimat ini adalah sebagai berikut ini:

  1. Kalimat Imperatif Intransitif. Jenis kalimat imperatif yang berupa kalimat pernyataan yang tersusun atas kelompok kata antara lain kata dasar, kata kerja dasar ataupun kata sifat. Biasanya kata-kata tersebut menggunakan awalan meng-, ber-, atau kata depan.
  2. Kalimat Imperatif Transitif. Jenis kalimat imperatif yang memiliki predikat verba transitif yang mirip dengan struktur deklarasi pasif.
  3. Kalimat Imperatif Halus. Jenis kalimat imperatif yang menggunakan kosa kata lebih halus atau sopan, seperti: ‘mari’, ‘coba’, ‘tolong’, ‘sekiranya’, ‘silakan’.
  4. Kalimat Imperatif Permintaan. Jenis kalimat imperatif yang dapat dipakai sebagai suatu ungkapan permintaan. Kalimat ini biasanya ditandai oleh kata ‘mohon’ ataupun ‘minta’.
  5. Kalimat Imperatif Ajakan dan Harapan. Jenis kalimat imperatif yang dipakai untuk mengajak atau berisi harapan. Biasanya diawali dengan kata ‘harap’, ‘mari(lah)’, ‘ayo(lah)’ ataupun ‘hendaknya’.
  6. Kalimat Imperatif Larangan. Jenis kalimat imperatif yang bermaksud untuk memberikan pelarangan. Biasanya, kata ‘jangan(lah)’ atau ‘dilarang’ digunakan dalam kalimat imperatif ini.
  7. Kalimat Imperatif Pembiaran. Jenis kalimat imperatif yang bertujuan agar lawan bicara tidak melarang atau membiarkan apa yang akan dilakukan si pembicara. Kalimat ini menggunakan kata ‘biar(kan)’ atau ‘biar(lah)’. Selain itu, kalimat imperatif ini juga memiliki makna untuk meminta atau menyuruh seseorang dalam membiarkan suatu hal terjadi. Maksud dari pembiaran dalam penjelasan ini adalah untuk meminta ijin agar tidak dihalangi.

Di atas adalah penjelasan mengenai macam – macam kalimat imperatif yang mungkin sudah biasa didengar namun belum anda pahami. Atau bahkan mungkin anda belum mengenalnya. Untuk lebih jelasnya, anda dapat mempelajari macam – macam kalimat imperatif yang disertai dengan penjabarannya pada kalimat – kalimat contoh berikut.

baca: Contoh Teks Eksemplum

Contoh Kalimat Imperatif

1. Contoh Kalimat Imperatif Intransitif

Kalimat imperatif intransif adalah sebuah kalimat perintah yang terbentuk dari kalimat deklaratif atau kalimat pernyataan intransif yang memiliki predikat berupa kata kerja dasar, frasa adjektif, dan frasa verbal yang memiliki prefiks atau awalan kalimat seperti: ber-, dan, meng-, atau bisa juga frasa preposisional.

Berikut contoh – contoh dari kalimat imperatif intransif:

  • Masuk !
  • Bersantailah di taman !
  • Pergi kau !
  • Tinggalkan aku sendiri !
  • Diam kau !
  • Masuk ke kamarmu !
  • Pergi dari sana !
  • Tunggu kami !
  • Ambil buku itu !
  • Masak air !
  • Cepat tidur !
  • Jangan kembali !
  • Ambillah cuti tiga hari !
  • Keluarlah dari ruangan ini !
  • Jangan berisik !
  • Tenang !
  • Kamu berlari tiga keliling !
  • Kalian semua berdiri !
  • Kamu menyapu lantai !
  • Semua berpakaian yang rapi !
contoh kalimat imperatif lengkap dengan jenisnya
Contoh Kalimat Imperatif

2. Contoh Kalimat Imperatif Transitif

Kalimat imperatif transitif adalah kalimat perintah yang terbentuk dari predikat atau kata kerja transitif. Kalimat imperatif transitif memiliki bentuk yang hampir sama dengan kalimat deklaratif positif.

Berikut contoh – contoh dari kalimat imperatif transitif:

  • Pergilah kemanapun kamu suka !
  • Nikmatilah semua uangmu semaumu !
  • Perbaikilah tingkah laku kalian !
  • Ubahlah semua kebiasaan buruk kalian !
  • Belikanlah ayah makanan kesukaannya !
  • Istirahatlah di rumah saja !
  • Perbaiki sepeda motor lama ini !
  • Belikan adikmu baju – baju baru di departemen store!
  • Ambil dan pilih semua sepatu bagus yang masih tersegel dari gudang !
  • Berikan obat yang tepat pada pasien yang ada di klinik ini !
  • Nyanyikanlah sebuah lagu pengantar tidur, supaya anak – anak mu mudah tidur !
  • Akui saja kesalahan yang sudah kalian perbuat !
  • Tuliskan semua kalimat yang ingin kalian ucapkan tetapi jangan menyakiti orang lain !
  • Ambil semua uang yang ada di brankas !
  • Bawalah hasil pekerjaan kalian esok pagi sebelum pergi ke kantor !
  • Ubah semua perlakuan tak sopan mu itu sebelum semua terlambat !
  • Carilah pekerjaan yang membuat hidup mu nyaman, bukan yang membuat hidup mu tertekan !
  • Kirimkan bungkusan hadiah ini ke alamat yang tertera di bagian atas bungkusan !
  • Potonglah tambang yang mengikat tubuh wanita asing itu !
  • Bersihkan noda coklat yang menempel di baju mu sebelum terlihat oleh Ibu guru !

3. Contoh Kalimat Imperatif Halus

baca: Contoh Kalimat Persuasif

Kalimat imperatif halus adalah kalimat perintah yang dalam penyampaiannya menggunakan bahasa yang halus atau menggunakan kosa kata yang halus. Kosa kata yang biasa digunakan dalam kalimat ini, seperti: ‘coba’, ‘silahkan’, ‘tolong’, ‘sudilah kiranya’, dan kalimat sopan yang lainnya.

Berikut contoh – contoh kalimat imperatif halus:

  • Tolong buatkan kami makan siang.
  • Silakan masuk ke ruangan pak manajer.
  • Cobalah hasil masakannya hari ini.
  • Sudilah kiranya ibu dan bapak singgah sebentar ke rumah kami.
  • Tolong kirimkan surat ini kepada bapak kepala desa.
  • Tolong diperiksa kembali kelengkapan barang – barangnya sebelum dikirim.
  • Coba tunggu sebentar.
  • Tolong titipkan surat ini untuk ibu wali kelas.
  • Silakan duduk pada barisan depan untuk tamu undangan wanita.
  • Cobalah untuk merasakan resep terbaru dari rumah makan ini.
  • Tolong sampaikan permintaan maaf dari keluarga kami untuk keluarga kalian.
  • Tolong angkat semua pakaian yang ada di jemuran di belakang rumah.
  • Cobalah untuk membicarakan semuanya dengan cara kekeluargaan.
  • Tolong berikan kue ini pada tetangga sebelah.
  • Cobalah menyelesaikan masalah secara baik – baik.
  • Tolong gunakan gunting ini untuk menggunting kertas.
  • Tolong gunakan pisau ini untuk memotong ikan.
  • Cobalah untuk mengerti keadaan kami
  • Tolong dahulukan tempat duduk bagi wanita hamil, orang lanjut usia, dan anak – anak
  • Cobalah untuk saling toleransi dan saling menghormati satu sama lain

4. Contoh Kalimat Imperatif Permintaan

Kalimat imperative permintaan adalah jenis kalimat perintah yang mendeskripsikan sebuah permohonan atau permintaan. Kalimat imperatif ini biasanya menggunakan kata permintaan di awal kalimat seperti kata “minta” dan kata “mohon”. Subyek dari kalimat imperatif permintaan tidak selalu dimunculkan dan biasanya subyek adalah penutur sendiri.

Berikut contoh – contoh kalimat imperatif permintaan:

  • Mohon diterima dengan baik sedikit bantuan dari kami ini
  • Mohon diterima dengan baik berkas – berkasnya dari kami ini
  • Mohon perhatian nya kepada para hadirin sekalian
  • Mintalah maaf kepada orang – orang yang telah kamu sakiti
  • Mintalah izin kepada kedua orang tua mu terlebih dahulu
  • Mohon minta waktunya sebentar saja
  • Mohon untuk dipertimbangkan secara mendalam terlebih dahulu
  • Mohon untuk segera dilunasi tanggungan anda
  • Saya meminta kepada para pembaca untuk mengembalikan buku ke tempat masing – masing
  • Dimohon kepada para peserta untuk tidak meninggalkan area lomba
  • Tunggulah sebentar hingga hujan di luar agak reda
  • Cabutlah semua rumput liar yang ada di halaman belakang rumah mu agar terlihat rapi dan bersih
  • Berusahalah untuk mengerjakan segala sesuatunya sendiri
  • Jagalah kesehatan tubuh anda dengan baik
  • Patuhilah semua peraturan yang ada di sekolah
  • Mohon kepada bapak / ibu / wali siswa untuk hadir dalam rapat wali siswa besok
  • Mohon untuk tidak membuang sampah sembaranga di area masjid
  • Belajarlah dengan rajin dan giat untuk meraih cita-cita mu
  • Mintalah bukti pembayaran setiap kali melakukan transaksi
  • Berusahalah agar tidak datang terlambat lagi ke dalam kelas

5. Contoh Kalimat Imperatif Harapan

Kalimat imperatif harapan biasa juga disebut dengan kalimat imperatif ajakan. Kalimat imperatif ajakan adalah kalimat perintah yang di dalamnya terdapat unsur ajakan atau kata ajakan. Yang bertujuan agar orang atau objek yang dituju mampu mengikuti harapan dari penutur.

Berikut contoh – contoh kalimat imperatif harapan:

  • Marilah bersama – sama membangun negara Indonesia menjadi negara yang lebih baik
  • Mari lakukan kegiatan kerja bakti bersama untuk kebersihan lingkungan sekitar kita
  • Ayo, kita jaga kebersihan pantai yang indah ini dari tangan – tangan jahil yang membuang sampah sembarangan
  • Ayo, mulai budayakan rajin menabung
  • Mari bersama mewujudkan cita – cita bangsa Indonesia
  • Mohon untuk mengerti keadaan kami
  • Kami berharap anda dapat mengirim kabar segera mungkin
  • Harap tenang, tengah berlangsung ujian nasional
  • Marilah kita sejenak menundukkan kepala dan berdoa kepada yang maha kuasa
  • Ayo berangkat bersama berjalan kaki ke sekolah
  • Hendaknya kita membudayakan sikap antre di tempat umum
  • Harap mendahulukan yang masuk dari pada yang keluar
  • Marilah kita tingkatkan kepedulian terhadap sesama saudara kita
  • Marilah untuk saling bertoleransi dan saling menghormati satu sama lain
  • Harap pintu ditutup kembali karena ruangan ini ber AC
  • Mari mengenang jasa para pahlawan yang telah rela berkorban demi kemerdekaan bangsa kita
  • Ayo sukseskan program pendidikan dasar lima tahun
  • Marilah kita semua saling memaafkan di hari yang suci ini
  • Ayolah ikut pergi bertamasya bersama kami
  • Tanpa mengurangi rasa hormat, kami mohon kepada Bapak-Bapak sekalian untuk tidak berisik selama rapat berlangsung

6. Contoh Kalimat Imperatif Larangan

Kalimat imperative larangan adalah kalimat perintah yang di dalam kalimatnya terdapat kata larangan yang biasanya ditulis dengan menggunakan kata “jangan”.

Berikut contoh – contoh kalimat imperatif larangan:

  • Jangan pernah menginjakkan kakimu di rumah itu lagi !
  • Jangan membuang sampah di mana saja !
  • Jangan biasakan bercanda ketika sedang mengunyah makanan !
  • Jangan biasakan melanggar peraturan lalu lintas !
  • Jangan lupa periksa dan kunci pintu serta matikan kompor sebelum kalian keluar rumah !
  • Jangan coba – coba untuk menggunakan barang – barang terlarang !
  • Jangan beranjak dari tempat ini sebelum diberi perintah !
  • Jangan berisik di dalam ruang baca atau ruang perpustakaan !
  • Jangan meludah di sembarangan tempat umum !
  • Jangan menginjak rumput di taman – taman kota !
  • Jangan mengambil sesuatu yang bukan milik kalian !
  • Jangan suka menunda – nunda pekerjaan kalian !
  • Jangan mengganggu orang lain yang sedang melakukan kegiatannya !
  • Dilarang parkir di sepanjang jalan utama !
  • Jangan menyulut api amarah orang lain !
  • Jangan membawa binatang jenis apapun ke tempat ini !
  • Jangan membuang sampah di sungai manapun !
  • Jangan masuk ke dalam area ini !
  • Jangan berkata kasar di dalam area ini !
  • Jangan merokok di dalam ruangan ber AC !

7. Contoh Kalimat Imperatif Pembiaran

Kalimat imperatif pembiaran adalah kalimat perintah yang di dalamnya terdapat kata ‘biar’ atau kata ‘biarkan’. Kalimat perintah imperatif ini merupakan bentuk kalimat yang berlawanan dari kalimat imperatif larangan. Kalimat perintah ini biasanya ditujukan untuk menjelaskan suatu keadaan dengan cara memerintah sesuatu tanpa ada larangan sedikitpun.

Dan biasanya, ketika penutur mengungkapkan kalimat ini terkesan tidak mau tahu. Karena memang jenis kalimat ini berupa kalimat pembiaran. Atau seseorang dibiarkan untuk melakukan sesuatu sesuai dengan kemampuan dan keinginannya.

Berikut contoh – contoh kalimat perintah pembiaran:

  • Biarkan saja jika mereka mau pergi
  • Biarlah jika keadaannya harus seperti ini
  • Biarkan hewan – hewan itu hidup damai di habitatnya
  • Biarkan dia mengisi semua data pribadinya seorang diri
  • Biarkan anak itu menangis sekeras – kerasnya.
  • Biarkan dia pergi merantau ke negeri orang untuk meraih cita – citanya
  • Biarkan barang itu tetap berada di tempat yang seharusnya
  • Biarkan dia berusaha sendiri terlebih dahulu
  • Biarkan semua orang tahu cerita yang sebenarnya terjadi
  • Biarkan saja dia yang menanggung semua akibatnya seorang sendiri
  • Biarkanlah dia bertanggung jawab atas masalah yang dihadapinya sendiri
  • Biarkan dia untuk belajar menyelesaikan masalahnya sendiri
  • Biarkan dia berkreasi sebaik mungkin semampunya
  • Biarkan dia mengeluarkan semua pemikiran yang ada di kepalanya
  • Biarkan dia berjalan di jalannya sendiri
  • Biarkan dia merenungi masalah itu sendiri
  • Biarkan dia mengetahui semua hal tentangnya
  • Biarkan hatinya yang memilih mana yang terbaik untuknya
  • Biarkan dia pergi merantau ke luar kota bersama teman – temannya
  • Biarkan ia memilih siapa yang pantas untuk dijadikan teman hidupnya
  • Biarkan ia menyadari semua kesalahannya

Penggunaan Kalimat Imperatif atau Kalimat Perintah dalam Teks Prosedur

contoh kalimat imperatif dan penggunaannya dalam kalimat
contoh kalimat imperatif

Menurut KBBI atau kamus besar bahasa Indonesia, kalimat imperatif adalah kalimat yang di dalamnya terkandung atau bermaksud memerintah atau memberi perintah. Kalimat ini juga bersifat meminta ataupun melarang seseorang untuk melakukan suatu hal.

Apa yang dimaksud dengan Teks Prosedur?

Teks prosedur adalah sebuah teks yang terdiri dari tahapan – tahapan atau langkah – langkah untuk melakukan suatu kegiatan atau suatu hal. Kegiatan atau yang dilakukan dapat dalam bentuk apa saja, seperti: membuat sesuatu, menyusun sesuatu, ataupun melakukan suatu aktifitas / kegiatan tertentu. Oleh karena itu, teks prosedur bersifat fleksibel, karena tidak mmemiliki suatu batas yang bersifat paten.

baca: Contoh Majas

Agar anda dapat lebih mudah untuk memahaminya, berikut adalah contoh kalimat imperatif dalam beberapa teks prosedur.

1. Cara membuat telur goreng dengan mudah, cepat, dan hasil yang sempurna

Bahan – bahan:

  • Siapkan telur ayam beberapa butir sesuai kebutuhan
  • Siapkan minyak goreng secukupnya
  • Siapkan bumbu penyedap atau garam secukupnya

Alat – alat:

  • Siapkan 1 buah teflon atau pengorengan
  • Siapkan 1 buah spatula
  • Siapkan 1 buah alat cetak telur jika diperlukan
  • Siapkan 1 buah piring

Cara membuat:

  1. Pertama, tuangkan minyak goreng ke dalam teflon atau penggorengan
  2. Kemudian, nyalakan kompor dan gunakan api sedang,
  3. Setelah minyak panas, taruh telor ke dalamnya
  4. Lalu, tambahkan bumbu penyedap atau garam secukupnya
  5. Agar mendapatkan bentuk yang sempurna, gunakan alat cetakan supaya telur dapat terbentuk sesuai yang diinginkan
  6. Selanjutnya, angkat telur ketika telur telah berubah warna dan matang
  7. Terakhir, tiriskan, dan sajikan dengan nasi atau aneka makanan lainnya

2. Cara membuat Jus buah manga

Bahan – bahan:

  • Siapkan buah mangga secukupnya
  • Siapkan gula secukupnya sesuai selera
  • Siapkan susu kental manis atau susu cair sesuai selera
  • Siapkan air dan es batu secukupnya

Alat – alat:

  • Siapkan 1 buah pisau beserta talenan
  • Siapkan gelas secukupnya
  • Siapkan 1 buah sendok makan
  • Siapkan 1 buah blender

Cara membuat:

  1. Kemudian, kupas buah mangga dan cuci hingga bersih
  2. Lalu, potong dadu atau potong kecil – kecil buah manga tersebut
  3. Selanjutnya, tambahkan gula secukupnya
  4. Setelah itu, tambahkan susu jika anda suka, jika tidak, tidak perlu menambahkan susu
  5. Lalu, tuangkan air sesuai dengan takaran buah yang anda kupas
  6. Terakhir, blender campuran tadi, dan jus mangga sudah dapat dinikmati baik dengan menambahkan es ataupun tidak

3. Cara Membuat Teh Manis

Bahan – bahan:

  • Siapkan 1 teh celup merk apa saja
  • Siapkan gula secukupnya sesuai selera
  • Siapkan air hangat

Alat – alat:

  • Siapkan 1 buah gelas
  • Siapkan 1 buah sendok teh

Cara membuat:

  1. Langkah pertama, masukkan air hangat dengan takaran yang sesuai dengan keinginan anda
  2. Langkah kedua, celupkan kantung teh gantung tersebut ke dalam gelas yang sudah diisi oleh air
  3. Jangan lupa untuk memasukkan gula secukupnya, dan aduk air hingga gula larut
  4. Terakhir, teh siap untuk disajikan

4. Cara Memasak Mie Instan

Bahan – bahan:

  • Siapkan mie instan secukupnya
  • Siapkan air secukupnya

Alat – alat:

  • Siapkan 1 buah panci
  • Siapkan 1 buah mangkok dan sendok

Cara membuat:

  1. Langkah pertama, rebus sampai mendidih
  2. Langkah kedua, masukkan mie ke dalam air yang sudah mendidih tersebut
  3. Kemudian, masukkan bumbu yang takarannya sesuai dengan di inginkan. Bumbu juga dapat dimasukkan pada saat mie masih dimasak lalu kemudian tunggu hingga mie matang
  4. Jika mie sudah matang, angkat mie dan taruh di mangkuk. Dan mie instan pun siap disajikan.

5. Cara Membuat Nasi Goreng

Bahan – bahan:

  • Siapkan 1 piring nasi putih
  • Siapkan 1 butir telur ayam
  • Siapkan garam dan gula secukupnya
  • Siapkan penyedap rasa secukupnya
  • Siapkan 1 siung bawang merah
  • Siapkan 1 siung bawang putih
  • Siapkan minyak goreng atau mentega secukupnya
  • Siapkan saus dan kecap secukupnya
  • Siapkan cabai merah atau cabai rawit sesuai selera

Alat – alat:

  • Siapkan 1 buah teflon atau penggorengan
  • Siapkan 1 buah spatula
  • Siapkan 1 buah kompor
  • Siapkan 1 buah piring
  • Siapkan 1 buah mangkok
  • Siapkan 1 buah sendok

Cara Membuat:

  1. Pertama, haluskan bahan – bahannya, seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai
  2. Kedua, kocok telur di dalam mangkuk jika memang ingin membuat nasi goreng orak – arik
  3. Kemudian, panaskan minyak goreng pada penggorengan atau teflon
  4. Selanjutnya, terlebih dahulu goreng telur, lalu sisihkan pada sisi penggorengan atau teflon
  5. Lalu, masukkan bahan yang telah dihaluskan serta tunggu hingga bumbu setengah matang
  6. Kemudian, masukkan nasi ke dalam penggorengan dengan bahan lainnya seperti saus, kecap dan penyedap rasa
  7. Selanjutnya, aduk nasi dengan telur yang telah disisihkan tadi hingga semua bumbunya merata
  8. Jika sudah, nasi goreng diletakkan di atas piring, dan siap untuk disajikan

***

Demikian info lengkap tentang kalimat imperatif beserta contoh kalimat imperatif agar memudahkan Anda untuk mengenali dan menggunakannya sesuai dengan konteks penggunaannya. Semoga paparan di atas dapat membuat Anda semakin paham tentang kalimat imperatif.

Bagikan:

Leave a Comment