19+ Contoh Daftar Pustaka dan Panduan Lengkap Cara Penulisannya

Contoh Daftar Pustaka. Anda seorang siswa? Apabila iya pasti anda pernah mendapatkan tugas membuat makalah atau karya ilmiah dalam mata pelajaran tertentu, bahasa Indonesia misalnya. Selain siswa, seseorang yang tak lepas dari tugas membuat makalah adalah seorang mahasiswa. Tak hanya makalah, para mahasiswa kerap kali terlibat dalam tugas kepenulisan seperti paper, artikel, karya ilmiah, dan yang terakhir sebagai syarat kelulusan yaitu skripsi.

Sebagai seorang yang belum pahan dalam bidang kepenulisan, pasti anda pernah mengalami kesulitan dalam membuat tugas-tugas tersebut. Salah satu contoh kesulitan yang kerap dialami para siswa dan mahasiswa adalah masalah pembuatan daftar pustaka. Daftar pustaka dalam karya ilmiah berfungsi sebagai daftar informasi mengenai sumber fakta dan kebenaran teoritis yang diungkapkan dalam karya ilmiah.

Meskipun terkesan mudah, ternyata masih banyak kesulitan dan kesalahan dalam penulisan daftar pustaka yang benar di akhir karya ilmiah seperti jurnal, makalah, dan skripsi. Tanda baca dan urutan penulisan daftar pustaka lah yang menjadi momok para mahasiswa malas untuk mencantumkan berbagai referensi sumber dari tulisannya.

Salah satu yang menjadi momok bagi para siswa dalam membuat daftar pustaka adalah urutannya. Seperti yang kita tahu bahwa daftar pustaka memiliki aturan tersendiri yang diatur secara baku dalam pedoman pembuatan karya ilmiah.

Untuk itu kami hadir untuk membantu memecahkan masalah anda dengan memberikan ulasan lengkap mengenai panduan lengkap cara pembuatan daftar pustaka lengkap beserta contohnya. Berikut ini adalah ulasan lengkap khusus untuk anda mengenai contoh daftar pustaka dan panduan lengkap penulisannya.

Pengertian Daftar Pustaka

Apa itu daftar pustaka? Sebagai seorang siswa atau mahasiswa pasti daftar pustaka bukanlah hal yang asing didengar telinga anda. Biasanya daftar pustaka muncul di akhir karya ilmiah atau makalah sebagai tugas yang diberikan oleh guru atau dosen.

Pengertian Daftar Pustaka
contoh daftar pustaka

Daftar Pustaka adalah sekupulan tatanan tulisan yang pada umumnya berada di akhir sebuah karya ilmiah seperti makalah, jurnal, skripsi, dll yang terdiri dari nama penulis, judul tulisan, penerbit, identitas penerbit dan tahun terbit. Daftar pustaka pada umumnya digunakan sebagai sumber informasi atau rujukan seorang penulis dalam mengungkapkan fakta teoritis yang tertuang dalam buku maupun karya ilmiah terdahulu yang berkaitan dengan fakta baru yang akan anda ungkap.

Tujuan dan Manfaat Daftar Pustaka

Setelah mengetahui dan memahami pengertian dari daftar pustaka, kini saatnya bagi anda untuk mengetahui tujuan dan manfaat dari daftar pustaka itu sendiri.

Daftar pustaka memiliki tujuan utama yaitu untuk membuktikan bahwa sebuah tulisan atau karya ilmiah tidak hanya dibuat berdasarkan pemikiran orisinil seorang penulis tanpa dasar fakta teoritis dari tokoh terdahulu, tetapi juga mendapat rujukan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan kebenaran dan keaslian pemikirannya.

Adapun manfaat dari daftar pustaka yaitu untuk memberikan pengarahan kepada pembaca tulisan atau karya ilmiah ke rujukan-rujukan informasi fakta lain yang memiliki keterkaitan dengan pembahasan permasalahan di dalam tulisan maupun karya ilmiah tersebut. Rujukan ini berfungsi sebagai referensi yang didapatkan dari buku, kajian atau bentuk ilmu pengetahuan lainnya. Jadi pembaca bisa mendapatkan bantuan informasi dengan mudah apabila sedang mencari tahu lebih dalam atau lanjut soal topik atau permasalahan tertentu pada permasalahan yang sedang dihadapi.

Manfaat lain dari pustaka selain sumber rujukan atau referensi fakta teoritis yaitu untuk untuk mengetahui di kota mana dan pada tahun berapa buku tersebut diterbitkan. Informasi mengenai kota dan tahun penerbitan buku rujukan tersebut dapat dimanfaatkan untuk melihat relevansi atau keakuratan isi buku. Bila informasi dalam buku yang sama telah diterbitkan beberapa kali dan buku yang dikutip merupakan buku yang terbitan terbaru.

Sebenarnya daftar pustaka juga dapat dimanfaatkan untuk memberikan pertimbangan kepada pembaca mengenai kredibilitas dan keakurasian informasi yang tertuang dalam tulisan krya ilmiah atau buku yang digunakan sebagai referensi tersebut. Mengapa? Karena apabila daftar pustaka memiliki sumber referensi yang cukup banyak dan memiliki keterkaitan satu sama lain, maka buku tersebut bisa jadi dipercaya sebagai tulisan atau karya ilmiah yang berkredibilitas tinggi.

Aturan Umum dalam Penulisan Daftar Pustaka

Aturan Umum dalam Penulisan Daftar Pustaka
contoh daftar pustaka

Apabila sedang mempunyai niatan untuk membuat daftar pustaka, anda tidak dapat menulisnya dengan sembarangan. Penulisan daftar pustaka harus berdasarkan aturan yang sudah ditetapkan dan diberlakukan secara umum dalam peraturan penulisan karya ilmiah. Inilah mengapa ada sebuah panduan penulisan daftar pustaka. Di bawah ini adalah ulasan lengkap mengenai beberapa aturan umum dari penulisan daftar pustaka, silakan disimak!

1. Penulisan Daftar Pustaka dari Sumber Buku

Terdapat beberapa hal yang harus anda perhatikan ketika menulis daftar pustaka yang bersumber dari buku. Namun, hal yang paling utama dalam penulisan daftar pustaka dari rujukan buku adalah memperhatikan urutan dan tanda bacanya. Berikut adalah urutan sebuah referensi dari buku.

1. Nama

Hal paling utama yang harus dicantumkan dalam daftar pustaka dari sumber rujukan buku adalah nama penulis. Untuk mencantumkan nama pengarang, anda harus mendahulukan nama belakang penulis terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan tanda koma (,), setelah itu, dilanjutkan dengan nama depan dan tengah dari pengarang buku tersebut.

baca: Contoh Artikel Ilmiah

Jika buku yang digunakan sebagai sumber referensi merupakan karya dari dua penulis atau lebih, maka hanya penulis pertama lah yang urutan namanya dibalik. Penulisan nama pengarang kedua, ketiga, dan seterusnya serupa dengan urutan yang sesuai nama aslinya. Jika pada buku tersebut nama penulis dicantumkan secara lengkap dengan gelar pendidikan atau gelar lain, maka gelar-gelar tersebut tidak perlu dicantumkan.

2. Tahun Terbit

Setelah nama, urutan selanjutnya dalam pencantumkan rujukan atau referensi buku dalam daftar pustaka adalah tahun terbit. Satu tips bagi anda yang akan mencantumkan tahun terbit dalam daftar pustaka yaitu jangan terkecoh pada angka tahun cetakan awal karena buku yang anda gunakan bisa saja merupakan cetakan kedua, ketiga, ataupun terakhir.

3. Judul Buku

Tahap selanjutnya dalam pembuatan daftar pustaka yang baik adalah dengan menuliskan judul buku atau karya setelah tanda koma dari tahun penerbitan. Jangan lupa, penulisan judul buku dibuat dengan format italic (miring).

4. Kota dan Nama Penerbit

Setelah judul buku, bagian terakhir dalam penulisan daftar pustaka sebuah buku adalah kota penerbitan dan nama penerbit. Untuk bagian ini, anda dapat mendahulukan penulisan nama kota, baru diikuti dengan nama penerbit yang dipisahkan oleh tanda titik dua (:).

Hal lain yang perlu diperhatikan dalam penulisan kota dan nama penerbit buku adalah tanda batas dari tiap urutan. Pastikan anda menggunakan tanda titik (.) untuk memisahkan urutan nama, tahun terbit, judul buku, hingga kota dan nama penerbit.

Contoh Daftar Pustaka dari Sumber Referensi Buku

Informasi Buku:

  • Judul: Panduan Pembuatan Daftar Pustaka Terbaru
  • Penulis: Adi Anggara Prasetyo
  • Penerbit: Indonesia Publishing House
  • Kota Penerbit: Jakarta
  • Tahun Terbit: 2002

Cara Penulisan Daftar Pustaka yang Baik:

Prasetyo, Adi Anggara. 2002. Panduan Pembuatan Daftar Pustaka Terbaru. Jakarta: Indonesia Publishing House.

2. Penulisan Daftar Pustaka dari Artikel dalam Jurnal, Koran, atau Majalah

Penulisan Daftar Pustaka dari Artikel dalam Jurnal, Koran, atau Majalah
contoh daftar pustaka

Tidak memiliki perbedaan yang cukup jauh dari format penulisan daftar pustaka yang bersumber dari buku, anda perlu mencantumkan informasi penting seperti nama penulis, tahun terbit, judul artikel, dan kota serta nama penerbit. Namun untuk lebih jelasnya, anda dapat menyimak uraian lengkap tata cara penulisan daftar pustaka yang benar dari sumber jurnal, koran, atau majalah berikut ini.

1. Nama

Serupa dengan penulisan daftar pustaka yang bersumber dari buku, daftar pustaka yang bersumber dari jurnal, koran, atau majalah diawali dengan informasi nama penulis. Untuk itu, pastikan nama penulis yang anda cantumkan dalam daftar pustaka artikel tersebut adalah penulis artikelnya, bukan editor dari jurnal, koran, ataupun majalah yang menjadi sumber referensi.

2. Judul

Langkah penulisan daftar pustaka dari sumber jurnal dan koran adalah informasi judul. Usahakan anda mendahulukan penulisan judul artikel yang menjadi sumber referensi. Penulisan judul tidak dilakukan dengan format italic, melainkan tegak lurus dengan penyematan tanda kutip (“) pembuka dan penutup. Setelah judul karya, lanjutkan dengan penulisan sumber jurnal ataupun majalah di mana artikel tersebut dimuat atau diterbitkan. Untuk penulisan nama jurnal, majalah, atau koran baru menggunakan format italic atau dicetak miring. Jangan lupa anda harus mengikutkan di halaman berapa artikel tersebut dimuat yang ditulis dalam tanda kurung [(…)].

Contoh Penulisan Daftar Pustaka dari sumber Artikel Jurnal

Informasi Artikel:

  • Judul Jurnal: Sirok Satu: Jurnal Kebahasaan dan Kesastraan Volume II
  • Judul Artikel: Bahasa Daerah dalam Informasi dan Iklan di Ruang Umum Kota Palembang
  • Penulis: Ayu Fitria
  • Penerbit: Kantor Bahasa Provinsi Sumatera Selatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
  • Kota Terbit: Palembang
  • Tahun Terbit: 2015

Cara Penulisan Daftar Pustaka dari Jurnal yang Baik dan Benar:

Fitria, Ayu. 2015. “Bahasa Daerah dalam Informasi dan Iklan di Ruang Umum Kota Palembang” dalam Sirok Satu: Jurnal Kebahasaan dan Kesastraan Volume II (hlm. 125-139). Palembang: Kantor Bahasa Provinsi Sumatera Selatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

3. Penulisan Daftar Pustaka dari Internet

Selain artikel cetak, tidak jarang para mahasiswa mengambil sumber tulisannya dari artikel-artikel di internet (dalam jaringan.daring/online). Sumber referensi yang satu ini lebih banyak dipilih oleh para mahasiswa karena tak perlu mengecek berbagai lembar buku untuk mencari fakta teoritis yang sesuai dengan permasalahan yang sedang diteliti. Untuk penulisan daftar pustaka yang bersumber dari internet, urutan yang baik dan benar adalah sebagai berikut:

1. Nama

Sama dengan dua sumber referensi daftar pustaka sebelumnya yaitu buku dan jurnal, langkah awal dalam penulisan daftar pustaka adalah pencantuman nama pengarang atau penulis. Cara penulisan nama pengarang atau penulis untuk artikel daring tidak memiliki perbedaan dengan penulisan nama dari sumber buku maupun artikel cetak yaitu dengan mendahulukan nama belakang yang kemudian diikuti dengan nama depan dan tengah.

2. Tahun Penayangan

Setelah selesai menuliskan nama pengarang, langkah selajutnya yaitu pemberian informasi mengenai tahun penerbitan atau penayangan dari artikel atau berita online tersebut.

3. Judul

Satu hal lagi yang tak boleh dilewatkan dalam penulisan informasi daftar pustaka dari sumber internet adalah judul artikel atau berita online. Untuk bagian yang satu ini, anda dapat menulis judul artikel daring dengan menempatkannya ditengah-tengah tanda kutip (“). Selain itu, judul artikel atau berita online tidak perlu ditulis dengan format italic, melainkan tegak lurus.

4. URL

Untuk menunjukan kredibilitas dari sumber referensi dari daftar pustaka, anda dapat mencantumkan URL atau alamat artikel. Tujuan dari penyematan URL yaitu agar dapat diakses jika pembaca ingin membuktikan kesahihan fakta yang anda ungkapkan.

5. Waktu Pengambilan

Langkah terakhir dalam penulisan daftar pustaka yang bersumber dari artikel atau berita online adalah penulisan waktu pengambilan informasi tersebut. Jangan lupa untuk mencantumkan waktu pengambilan artikel daring secara lengkap, mulai dari tanggal dan jam saat anda mengunduh ataupun menjadikannya referensi.

Selain masalah urutan, tanda batas atau pemisah dalam daftar pustaka artikel internet/daring agak berbeda dengan penulisan dari sumber cetak sehingga perlu diperhatikan dengan seksama. Tanda baca yang benar untuk daftar pustaka dari artikel adalah titik (.) sebagai batas hanya berlaku untuk mengakhiri nama penulis dan tahun penayangan. Sementara itu, tanda baca yang digunakan sebagai pembatas ri judul ke URL dan dari URL ke waktu pengunduhan data berupa tanda koma (,).

Contoh Daftar Pustaka dari Internet (Artikel Daring)

Data Artikel:

  • Judul: Dampak Mematikan Pemanasan Global yang Wajib Anda Tahu
  • Penulis: Ahmad Iqbal Santosa
  • Tanggal Tayang: 29 Agustus 2015
  • Waktu Akses: 10 Februari 2016, pukul 10.39
  • URL: http://tekno.liputan6.com/read/2304179/inikah-dampak-mematikan-pemanasan-global

Cara Penulisan:

Santosa, Ahmad Iqbal. 2015. “Dampak Mematikan Pemanasan Global yang Wajib Anda Tahu”, http://tekno.liputan6.com/read/2304179/ Dampak – Mematikan – Pemanasan – Global – yang – Wajib – Anda – Tahu, diakses pada 10 Februari 2016 pukul 10.39.

Tata Cara Penulisan Daftar Pustaka yang Baik dan Benar

Tata Cara Penulisan Daftar Pustaka yang Baik dan Benar
contoh daftar pustaka

1. Penulisan Nama yang Tersusun dari Dua Kata atau Lebih

Untuk masalah tata cara penulisan nama penulis atau pengarang dalam daftar pustaka, Anda harus membalik urutannya dari nama belakan terlebih dahulu yang kemudian diikuti dengan nama depan dan tengah. Setelah itu sematkan tanda baca antara nama depan dan nama belakang serta tengah, tanda baca yang benar adalah koma (,).

Contohnya nama dari penulis atau pengarang buku yang ingin Anda masukkan adalah Snatosa Ahmad. Jadi susunan penulisan nama pengarang pada daftar pustaka yang baik adala sebagai berikut: Bakunin, Mikhail.

Jika dalam satu karya tulis terdapat dua penulis, maka cara penulisan yang benar yaitu membalik nama pengarang pertama saja. Nama pengarang kedua tetap menggunakan urutan nama yang benar. Setelah selesai mencantumkan nama, letakan tanda baca sebagai pemisah antara pengarang pertama dan kedua. Antara nama penulis yang pertama dan yang kedua itu Anda sisipkan kata “dan”.

Jika jumlah dari penulisnya tiga orang atau bahkan lebih, cara penulisannya adalah yang ditulis hanya nama pengarang yang pertama. Namun jika namanya terdiri dari dua kata atau lebih, penulisan nama pengarang pertama tetap dibalik. Kemudian di akhir coba tambahkan kata “dkk” untuk menyingkat yang artinya“dan kawan-kawan”.

Untuk memberikan pemahaman yang jelas berikut ini adlaah contoh penulisan nama pengarang yang memiliki jumlah pengarang lebih dari dua. Bagaimana contohnya? Misalkan satu buku ditulis oleh 4 orang yaitu Sigmund Smith, Friedrich Richard, Karl Marx, Michel Daniel. Penulisan yang benar adalah seperti ini: Freud, Sigmund dkk.

2. Penulisan Nama Tanpa Predikat

Kesulitan lain yang akan dihadapi para peneliti adalah penyamatan nama yang memiliki gelar pendidikan. Dalam penulisan daftar pustaka, Anda tidak perlu mencantumkan predikat berupa gelar apapun. Apa saja gelar tersebut? Contohnya gelar kebangsawanan, gelar akademis, atau gelar keagamaan. Jadi misalnya nama si penulis adalah Dr. Karlina Anggraini, MSc. Maka tulisan nama pengarang yang benar dalam daftar isi hanyalah “Supelli, Karlina”.

Jadi anda tidak perlu susah-susah dan bingung mengenai masalah penulisan nama pengarang yang memiliki gelar, seperti gelar pendidikan.

3. Urutan Penulisan Daftar Isi

Tak hanya masalah daftar pustaka, hal penting lain yang wajib anda ketahui dalam penulisan akrya ilmiah adalah daftar isi. Urutan penulisannya diteruskan ke kanan dari sisi penulis. Serupa dengan daftar isi, nama penulis harus dibalik dan diakhiri dengan tanda titik (.). kemudian barulah pencantuman tahun terbitnya (apabila tidak terdapat tahun penerbitan, Anda dapat menggantinya dengan tulisan “Tanpa Tahun”).

baca juga: Contoh Dialog Interaktif

Setelah itu, tulis nama kota atau tempat di mana karya diterbitkan dan akhiri dengan tanda baca titik dua (:) kemudian sambung dengan nama penerbit dan diakhiri dengan tanda baca titik (.). Misalkan, buku berjudul “Statism & Anarchy” yang ditulis oleh Ahmad Santosa dan diterbitkan oleh PT Gramedia pada tahun 2019. Maka nanti di daftar isi, tulisan yang benar adalah “Santosa, Ahmad. 2019. Statism & Anarchy. Bandung: PT Gramedia.”

4. Penulisan Judul Karya Tulis

Untuk judul dari karya tulis yang ingin dimasukkan ke dalam daftar isi, Anda dapat menulisnya dengan format cetak miring atau pada pengoperasian Microsoft Word biasa disebut sebagai “italic”.

5. Urutan Isi Berdasar Abjad

Dalam penulisan daftar pustaka, Anda harus mengurutkan seluruh informasi sumber referensi berdasarkan urutan abjad mulai dari huruf A hingga Z. Anda harus menyesuaikan dengan huruf di awalan nama-nama penulisnya.

Nah, untuk Anda yang ingin mengetahui aturan spesifik di berbagai jenis sumber daftar pustaka, Anda bisa menyimak lebih lanjut contoh lengkap daftar pustaka berikut ini.

6. Contoh Penulisan Daftar Pustaka dari Sumber Buku

Contoh penulisan dengan jumlah penulis lebih dari satu orang:

Cinta, A.J., dan Putra Ahmad. 2000. Metode Pembelajaran Untuk Koki. Jakarta: Bentang Alam Nusantara.
Susilo, Bambang, Rudi Agusi dan Angga Dani. 2010. Tata Bahasa Indonesia. Solo: Bagian Penerbitan Sastra Bahasa Indonesia.

Contoh penulisan tanpa nama penulis:

Departemen Agama. 2009. Petunjuk Pelaksanaan dan Tata Cara Nikah dengan Adat Sunda. Bandung: Departemen Agama.
Divisi Sumber Daya Manusia. 2010. Company Profile. Bandung: Citra Natural.

Contoh penulisan dari buku saduran, terjemahan atau suntingan:

Prakasa, Ahmad (Penerjemah). 2000. Analisa Manajemen Keuangan. Yogyakarta: Penerbit Ekonomi.

Contoh penulisan buku terjemahan dengan nama sama namun judul berbeda:

Anisa. 2009. Ekonomi Level Menengah. Surabaya: Media Swara.
________ . 2010. Ekonomi Level Menengah Jilid III. Solo: Media Swara.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka dari Sumber Majalah

Pramesja, Dani. 2010. Menuju Fashion Dunia. Jakarta: Majalah Bisnis Fashion, No. 6 Thn. 09. (12 Januari-20 Maret 2006)

Contoh Penulisan Daftar Pustaka dari Sumber Koran

Price, A. (2010). Get It Covered – Modeling Standard Of Cover with Network Analyst 9.3. Arc User Magazine, October – November, 2010, pp. 48-59.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka dari Sumber Jurnal Ilmiah Cetak Skripsi, Tesis, Disertasi

Anggara, Dimas Eva. 2016. Sudut Pandang Umum dalam Kanji (Analisis Semiotika terhadap Buku Kanji Pictographix). Jember: Universitas jember.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka dari Sumber Jurnal Ilmiah Makalah

Indriati, F. 2001. Molar Patternsw On Javanese People. Makalah pada The International Conference On Paleoanthropology, October 13-19, China.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka dari Sumber Jurnal Ilmiah di Internet

Henry, Dany. 2009. Advancing Quality Through Additional Intention About Result. Chronicle. Vol. 3 number 19, January 6. Diambil dari:

http://www.chea.org/chronicle/vol.3/no.11/index.katml. (20 Desember 2019)

Contoh Penulisan Daftar Pustaka dari Sumber Artikel di Internet

Santoso, Budi. 2002.Pentingnya Penanaman Karakter Sejak Dini: Siapkah Indonesia? Diambil dari:

Contoh Penulisan Daftar Pustaka dari Sumber Kamus

Daniel-Longlay, D.S. 2009. Geographic Information Systems and Science. The New Encylopedia Britannica. Encylopedia Britannica 319: 644-701.

Cara Membuat Daftar Isi Secara Otomatis

Cara Membuat Daftar Isi Secara Otomatis
contoh daftar pustaka

1. Daftar Isi Otomatis dari Cite This for Me

Untuk membuat daftar pustaka secara otomatis yang tentunya lebih mudah dan simpel yaitu dengan memanfaatkan sebuah website pembuat daftar pustaka otomatis yang bernama Cite This For Me. Online Tools yang satu ini tergolong cukup lengkap dengan berbagai jenis referensi yang bisa Anda pilih untuk dibuatkan daftar pustakanya.

baca: Contoh Teks Tanggapan Kritis

Menurut catatan dari website Cite This for Me, untuk membuat daftar pustaka yang konsisten dan mudah digunakan di berbagai karya tulis, ada aturan yang telah ditetapkan sebelumnya. Hal itu disebut juga sebagai gaya kutipan. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. APA

APA adalah daftar referensi atau pustaka yang didasarkan pada penulis atau tanggal. Cara yang satu lebih menekankan pada penulis dan tanggal sebuah karya untuk mengidentifikasinya secara unik.

2. MLA

MLA adalah aplikasi pembuat daftar pustaka otomatis yang paling sering diaplikasikan oleh para pelajar di bidang seni dan humaniora, terutama di Amerika Serikat. Aplikasi yang satu ini dapat dikatakan yang paling tepat untuk digunakan dalam semua gaya kutipan.

3. Harvard.

Satu lagi aplikasi pembuat daftar pustaka otomatis yang dapat anda coba adalah Harvard. Aplikasi ini memiliki kemiripan dengan APA. Dimana APA terutama digunakan di Amerika Serikat, sedangkan referensi Harvard adalah gaya referensi yang paling banyak digunakan di Inggris dan Australia, serta didorong untuk digunakan dalam keilmuan bidang humaniora.

4. Vancouver.

Sistem Vancouver terutama digunakan dalam makalah/ karya ilmiah di bidang medis dan ilmiah.

5. Chicago dan Turabian.

Aplikasi Chicago dan Turabian adalah dua gaya yang terpisah namun sangat mirip. Sama dengan Harvard dan APA. Jenis ini banyak digunakan untuk karya-karya ilmiah di bidang sejarah dan ekonomi.

2. Daftar Isi Otomatis dari Microsoft Word

Berikut adalah beberapa langkah membuat daftar pustaka otomatis menggunakan aplikasi pengolahan dokumen di komputer windows yaitu Microsoft Word:

  • Langkah pertama yaitu membuka aplikasi Microsoft Word di personal komputer Anda.
  • Selanjutnya Klik Ribbon References > Manage Sources, kemudian akan muncul tab baru Source Manager. kemudian klik New. Nantinya akan terbuka tab baru dengan nama Create Source.
  • Untuk memudahkan, anda dapat memilih bahasa apa yang mau Anda set di Language.
  • Lanjutkan dengan memilih sumber daftar pustaka apa yang mau dimasukkan, Jika ingin menambah referensi dari sumber lain, klik New.
  • Untuk memunculkan hasil daftar pustaka di lembar kerja Microsoft Word, klik Ribbon References> Bibliography> Insert Bibliography.

Kesimpulan

Melalui tulisan yang membahas berbagai contoh daftar pustaka ini, anda diharapkan akan mendapatkan info lengkap yang bermanfaat mengenai cara membuat daftar pustaka dari berbagai sumber. Tak hanya itu, Anda juga dapat memahami fungsi sebenarnya dari penulisan daftar pustaka.

***

Semoga artikel contoh daftar pustaka ini bermanfaat untuk anda dalam usaha membuat tulisan dan karya ilmiah, terima kasih.

Bagikan:

Leave a Comment