11+ Contoh Autobiografi Diri Sendiri, Singkat, Panjang dan Tips Pembuatannya

Contoh autobiografi diri sendiri singkat dan panjang. Teks bacaan yang mengisahkan tentang perjalanan hidup tentu sering Anda temui di berbagai tempat. Hal itu membuat para pembaca merasa benar-benar memahami bahwa teks tersebut dinamakan sebagai biografi atau autobiografi. Namun, kebanyakan dari mereka (para pembaca) belum benar-benar memahami tentang perbedaan teks bacaan tersebut.

Terkadang pembaca juga cukup sekedar membaca, tanpa benar-benar mencari makna kata dan perbedaannya secara mendasar. Dan, jika para pembaca merupakan pelajar yang mendapatkan tugas untuk menuliskan autobiografi, maka mereka baru akan benar-benar mencari tahu dengan cermat. Oleh karena itu, mencari informasi tentang berbagai hal yang mengulas teks bacaan autobiografi sangatlah penting, terutama jika si penulis merupakan tokoh yang sangat berpengaruh.

Jika si penulis teks autobiografi adalah seorang tokoh berpengaruh, maka suatu saat tulisannya tersebut akan sangat dicari keberadaannya, karena selain otentik, teks tersebut asli ditulis dari pihak yang bersangkutan secara pribadi. Berbeda jika kisah hidup si tokoh terkenal dituliskan oleh orang lain, bisa saja versinya berbeda, penulisnya pun tidak boleh sembarangan harus berkualitas dan professional, namun ini bukan disebut sebagai teks autobiografi, tetapi teks biografi.

Banyak sekali orang yang salah dalam memahami perbedaan teks yang telah disebutkan di atas sehingga mencari informasi tentang hal tersebut sangat penting untuk dilakukan, terutama bagi para pelajar yang baru saja diperkenalkan dengan cerita yang berisi tentang kehidupan pribadi.

Mengenal Definisi Autobiografi

Autobiografi ini sifatnya sangat penting untuk ditulis secara pribadi, karena yang bersangkutan atau si penulis bisa mengingat tentang berbagai hal bersejarah di masa lalunya, apalagi jika si penulis di masa depan mengalami perkembangan menjadi seorang tokoh popular karena pengaruh atau jasanya. Jadi, semua orang sebaiknya perlu menuliskan autobiografi dirinya masing-masing tanpa terkecuali.

pengertian autobiografi
contoh autobiografi

Melihat berbagai penjelasan di atas, tentu terdapat sebagian dari Anda yang berpikir bahwa teks autobiografi ini sedikit mirip dengan tulisan yang ada di buku diary, yang di dalamnya mengisahkan berbagai hal yang dialami oleh si penulis dalam kehidupan sehari-hari. Memang terlihat hampir mirip, tapi sifatnya berbeda karena kisah yang dengan gaya bahasa tertentu di dalam buku diary sifatnya sangat bebas, tidak ada struktur atau susunan yang mengatur dengan ketat.

Buku diary ini sifatnya rahasia karena mengisahkan secara bebas kehidupan pribadi seseorang, sedangkan autobiografi merupakan teks yang mengisahkan kehidupan pribadi si penulis dengan batasan tertentu. Serta terdapat beberapa bagian system penulisan di dalamnya yang tidak boleh dihilangkan agar si pembaca bisa memahami dengan jelas dan baik.

Jika merujuk pada KBBI, Anda bisa memahami bahwa definisi autobiografi adalah suatu teks yang di dalamnya mengisahkan tentang riwayat hidup yang ditulis oleh orang yang bersangkutan secara pribadi (diri sendiri). Tulisan didasarkan pada pengalaman nyata si penulis, serta menggunakan sudut pandang pihak pertama sebagai tokoh utama dalam cerita, seperti “Saya”, dan “Aku”.

Saat menyusun teks autobiografi, si penulis bisa menceritakan pengalaman penting dalam hidupnya, mulai dari perjalanan yang paling sulit sekalipun hingga mencapai sebuah keberhasilan dan kesuksesan. Tidak seperti diary yang mengisahkan berbagai pengalaman secara bebas, dengan autobiografi penulis memiliki hak untuk tidak mencatat hal-hal yang tidak ingin dipublikasikannya, atau memilih kisah dengan topik tertentu sesuai haknya yang sifatnya tidak terikat.

Pengalaman yang ditulis tersebut harus berasal dari memori yang diingat oleh si penulis, jika tidak ingat maka bisa menggunakan buku diary yang tiap hari ditulisnya. Namun, jika si penulis tidak menyukai untuk menulis setiap aktivitas atau hal yang terjadi di dalam hidupnya setiap hari dengan diary, maka boleh berdasarkan sumber-sumbernyata yang membuktikan bahwa si penulis memang pernah memiliki pengalaman seperti yang ditulisnya dalam autobiografi.

Si penulis bahkan bisa memilih topik tentang kisah hidupnya yang akan dijadikan sebagai teks autobiografinya sendiri. Baik yang cukup sederhana, serta bisa juga menulis tentang kisah hidupnya yang inspiratif dapat mendorong dan memotivasi banyak orang yang membacanya.

Manfaat dan Tujuan Autobiografi

Manfaat dan Tujuan Autobiografi
contoh autobiografi

Sebenarnya manfaat dan tujuan dibuatnya teks autobiografi sangat tergantung pada penulisnya sendiri. Ada banyak tujuan yang membuat autobiogrfai itu menjadi hal yang sangat penting untuk dituliskan, antara lain yakni sebagai berikut :

  1. Teks autobiografi bisa dibaca oleh banyak orang sehingga Anda tidak boleh menceritakan masalah pribadi yang sifatnya rahasia atau merugikan diri Anda, karena pada dasarnya teks autobiografi ditulis dengan tujuan memberikan informasi tentang pengalaman diri yang dapat memberikan motivasi orang lain. Tahap pencapaian sukses seperti pada saat mengalami berbagai rintangan boleh dituliskan asal kisah tersebut sifatnya tidak merugikan penulis.
  2. Karena sifat teks autobiografi untuk memberikan informasi tentang pengalaman hidup yang bisa dijadikan sebagai suatu hal yang penting bagi pembaca, maka tujuannya dibuatnya teks ini bagi penulis juga bisa sebagai media untuk menambah citra yang positif.
  3. Bagi penulis, autobiografi juga berguna untuk mengingat berbagai hal penting yang telah terjadi di dalam hidupnya menjadi sebuah dokumen berharga. Si penulis juga akan sangat bangga jika pengalaman yang ditulisnya bisa memberi nilai positif sebagai motivasi diri orang lain, khususnya para pembaca.

Perbedaan Biografi dan Autobiografi

Perbedaan Biografi dan Autobiografi yang Perlu Dipahami
contoh autobiografi

Seperti yang telah dijelaskan sedikit pada beberapa paragraph di atas, bahwa teks biografi dan autobiografi pada dasarnya dua hal yang berbeda, meskipun isinya hampir sama, yakni memuat tentang kisah hidup seseorang. Dan hal tersebut masih belum diketahui dengan pasti oleh sebagian besar orang sehingga mereka harus lebih cermat lagi dalam menyerap informasi tentang tema menulis riwayat atau kisah hidup seseorang secara nyata.

baca juga: 19+ Contoh Daftar Pustaka dan Panduan Lengkap Cara Penulisannya

Berikut beberapa perbedaan teks biografi dan autobiografi yang sangat penting untuk Anda ketahui dan cermati.

1. Pada Gaya Penulisan

Perbedaan pertama yakni terletak pada gaya penulisan teks, autoiografi biasanya ditulis dengan bahasa sederhana namun sopan agar bisa dengan mudah dimengerti oleh banyak orang. Penulisannya bisa singkat bisa juga panjang, namun tidak terlalu tebal dengan memuat seluruh kisah hidup si penulis. Hanya bagian-bagian tertentu yang menjadi topik utama autobiografi saja yang perlu dituliskan. Dan, yang terpenting ada pada kisah inspiratif yang dialami secara nyata oleh si penulis.

Sedangkan teks biografi bisa memuat tentang kisah hidup seseorang secara lengkap dari berbagai sudut pandang si tokoh, namun dengan sedikit menyertakan tokoh-tokoh lain untuk memperkuat sumber kisahnya. Tentu buku biografi ini lebih dikenal oleh banyak orang karena isinya yang memang menceritakan kisah hidup para tokoh terkenal yang sudah meninggal dunia.

2. Pada Gambaran Tokoh

Selanjutnya perbedaan pada teks autobiografi dan biografi terletak pada penulisan tokohnya. Gambaran tokoh utama yang diceritakan oleh si penulis pada teks biografi menggunakan sudut pandang orang ketiga, seperti (Dia, nama tokoh, dan sebagainya). Hal itu karena si penulis biografi bukanlah orang yang menjadi tokoh utama dalam cerita, tetapi tokoh ketiga karena penulis adalah orang lain yang mendapatkan informasi tentang tokoh utama.

Sementara pada teks autobiografi, gambaran utama tokoh yang secara langsung dikisahkan dalam sebuah cerita menggunakan sudut pandang orang pertama yakni “Saya”, atau “Aku seperti yang telah disinggung di atas. Si penulis merupakan orang yang bersangkutan sebagai tokoh utama dalam cerita sehingga sumber kisah pengalamannya langsung berasal dari si penulis , bukan orang lain.

3. Pada Tujuan Penulisan Teks

Perbedaan terakhir ada pada tujuan penulisan teks biografi dan autobiografi. Meskipun keduanya merupakan bacaan yang nanti ditujukan kepada semua orang, tetapi teks tersebut memiliki tujuan sedikit berbeda. Pada teks autobiografi, kisah yang diceritakan kepada pembaca hanya memuat pengalaman hidup nyata yang memberikan dampak positif bagi pembaca. Kisah tersebut harus inspiratif, tidak boleh memberikan unsur negatif yang nantinya merugikan kedua pihak, yakni penulis & pembaca.

Sementara jika teks biografi, penulis bisa menceritakan tentang berbagai hal atau pengalaman nyata yang terjadi pada tokoh utama yang dituliskan pada teks. Sifatnya mengisahkan tentang seluruh kenyataan yang dialami oleh tokoh utama, baik itu pada sisi positif ataupun negatif, tergantung pengakuan tokoh utama.

Penulis biografi juga bisa mewawancara tokoh lain untuk dijadikan sebagai narasumber atau saksi kehidupan dari tokoh utama tersebut. Segalanya akan diulas secara detail dan lengkap sehingga tidak ada suatu kebohongan yang ditutup-tutupi. Oleh karena itu teks biografi lebih disukai para pembaca untuk menggali informasi penting dan kebenaran dari seorang tokoh terkenal.

Langkah-langkah Menulis Autobiografi

tips membuat autobiografi
contoh autobiografi

Sebelum menulis sebuah teks semua penulis tentu akan memulai dengan langkah yang tepat agar hasilnya bisa memuaskan, termasuk saat menulis autobiografi. Langkah-langkah tersebut biasanya cukup beragam tergantung bagaimana cara si penulis menyampaikannya. Namun, ada juga langkah umum yang biasa digunakan oleh kebanyakan penulis yang hendak menyampaikan kisah autobiografi menarik dan bermanfaat bagi semua pihak.

Berikut ada berbagai hal yang bisa Anda gunakan sebagai referensi langkah sebelum melihat beberapa contoh autobiografi dan mulai menulisnya secara baik dan benar.

1. Mengingat Atau Mencatat Berbagai Peristiwa Penting dalam Hidup

Setiap kehidupan seseorang tentu terdapat momen-momen special dan dinilai berkesan. Mengingat atau mencatat setiap peristiwa tersebut menjadi salah satu hal paling penting sebelum menulis autobiografi, karena kisahnya ditulis berdasarkan pengalaman hidup yang nyata adanya. Jika mengingat adalah hal yang sulit bagi Anda, maka sebaiknya catatlah berbagai peristiwa harian ke dalam buku diary.

Anda bisa mencatat semua kejadian, meskipun hal yang tidak penting sekalipun, karena saat menulis autobiografi akan lebih mudah untuk memilah mana peristiwa yang tergolong penting dan bersifat inspiratif dibandingkan dengan sekedar mengingatnya saja. Yang terpenting jangan sampai melewatkan hal menarik seperti capaian terbesar dalam hidup Anda meskipun sifatnya cukup sederhana.

2. Ingat dan Catat Tentang Karakter Tokoh

Setiap peristiwa yang Anda lewati dan alami tentu tidak dijalani secara pribadi oleh Anda sendiri di dalam berbagai kehidupan, tentunya terdapat orang lain yang menjadi tokoh atau karakter pendukung bagi Anda. Orang-orang di sekitar Anda yang memiliki momen bersama, baik itu yang memiliki watak baik (protagonist) ataupun (antagonis) terhadap Anda. Catatlah semua, karena akan sangat berguna untuk dikisahkan di dalam autobiografi Anda.

Terutama tokoh yang sangat berpengaruh bagi keberhasilan Anda dalam hidup, catat beserta nama dan karakternya. Nantinya tokoh-tokoh tersebut perlu Anda gambarkan dan deskripsikan secara jelas di dalam teks.

3. Buka Kembali Catatan Harian Atau Buku Diary

Setelah Anda mencatat semua kejadian dalam hidup, baik itu hal yang sederhana atau luar biasa yang Anda alami sehari-hari dalam buku harian atau diary, maka bukalah kembali saat hendak menulis teks autobiografi. Anda juga bisa untuk tidak menulisnya dengan hanya mengingatnya saja, kemudian secara langsung menulis teks autobiografi. Namun, hal tersebut sedikit meragukan karena Anda sebaiknya mencantumkan sekaligus waktu saat Anda sedang mengalami suatu kejadian.

4. Buatlah Kerangka Karangan Autobiografi

Jika catatan tentang riwayat hidup sudah Anda miliki, saatnya bagi Anda untuk menyusun kerangka sebuah karangan autobiografi. Sifat sebuah kerangka penulisan adalah sebagai pondasi utama atau hal paling mendasar yang perlu Anda tuliskan. Anda bisa membuatnya dengan menyusun kisah dalam beberapa poin terlebih dahulu. Tindakan tersebut berguna untuk menguraikannya terlebih dahulu sebelum disusun secara sistematis.

Anda juga bisa menghindari alur cerita yang tidak sesuai dan tidak logis dengan cara membuat urutan poin tersebut. Jika Anda mencatat dengan baik setiap peristiwa harian beserta waktunya, maka Anda akan dengan mudah mengurutkannya saat menulis autobiografi. Jika sekedar hanya mengingat, maka urutkan peristiwa tesebut mulai dari kisah perjuangan sebelum mencapai sukses, kemudian hambatan yang pernah Anda alami, atau lika-liku yang terjadi saat Anda mengalami masa naik turun.

Lebih baik lagi jika Anda menulis teks autobiografi dengan menggambarkan peristiwa secara detail di awal, sekaligus menghadirkan kisah ketegangan konflik dan klimaksnya di tengah bagian teks tersebut. Kemudian di bawgian akhir Anda perlumenggambarkan solusi atau kisah inspiratif untuk menangani konflik tersebut hingga Anda mengalami keberhasilan seperti saat ini.

5. Mulailah Menulis Autobiografi Diri Anda

Setelah kerangka tersusun rapi dan masih berupa poin-poin inti yang perlu dikisahkan dalam teks autobiografi, selanjutnya Anda bisa mulai untuk menulis teksnya, berdasarkan struktur susunan yang baik dan berurutan.

Susunan tersebut seperti yang telah dijelaskan tepat pada dua paragraph di atas ini, namun Anda masih perlu menambahkan pembukaan di bagian paragraph paling utama, serta paragraph penutup yang berisi tentang akhir kisah yang telah Anda capai.

Pembukaan pada paragraph awal yang perlu Anda tulis berisi tentang karakter diri Anda sendiri, beserta identitas secara lengkap. Setelah semua perkenalan tersebut Anda tulis, selanjutnya Anda bisa menceritakan tentang awal mula perjalanan Anda menuju kesuksesan. Dan berlanjut ke paragraph penjelasan serta inti masalah hingga pada bagian akhir kisah seperti yang telah disebutkan di atas.

Suatu pengalaman tentang keberhasilan yang bisa Anda kisahkan sangat beragam, bukan keberhasilan yang terlalu tinggi dalam hal materi saja, tetapi pencapaian atas sesuatu yang diharapkan, seperti kelulusan dengan nilai terbaik, penerimaan di lembaga pendidikan yang diimpikan, dan sebagainya.

Kumpulan Contoh Autobiografi

contoh autobiografi
contoh autobiografi

Beberapa contoh autobiografi di bawah ini tujuannya sangat beragam, ada yang ditulis untuk memenuhi tugas harian sebagai seorang pelajar, ada juga yang dijadikan sebagai teks pemberi inspirasi untuk banyak orang. Berikut beberapa contohnya.

1. Contoh Autobiografi Singkat Diri Sendiri yang Pertama

Aku bernama Sarah Nur Indah Putri yang kini berusia 20 tahun, dan sedang menjalani kuliah sebagai mahasiswa yang aktif di berbagai bidang di universitas ternama di luar negeri yang selama ini aku cita-citakan. Aku lahir di Kota Surabaya pada tanggal 18 April tahun 1998, serta merupakan anak terakhir dari dua bersaudara.

Keluargaku bukanlah keluarga yang tercukupi secara ekonomi, ayahku, Supriadi seorang tukang parkir yang bekerja di depan apotek dengan gaji yang pas-pasan.

Beliau tidak seperti tukang parkir pada umumnya yang meminta biaya secara pribadi. Sementara ibuku hanya ibu rumah tangga serta seorang buruh cuci. Kami hidup secara pas-pasan ketika aku dan kakakku masih kecil. Tetapi aku bersama kakakku tidak menyerah untuk bisa melanjutkan pendidikan dan berusaha mencapai kesuksesan di masa depan.

Keberhasilanku masuk ke universitas impian dan ternama di luar negeri tentu tidak lewat jalan yang mudah dan bisa dicapai begitu saja. Tentu melalui proses panjang dan penuh hambatan, aku selalu mencari cara untuk mendapatkan beasiswa, dan tidak pernah berhenti untuk terus belajar hingga mencapai kesuksesan ini. Selain belajar aku juga membantu ibuku menyelesaikan pekerjaan rumah sementara beliau menjadi buruh cuci, ini kulakukan saat aku duduk di sekolah dasar.

Saat masuk tahun pertama SMP, aku sangat bersyukur karena telah menerima beasiswa pendidikan penuh dari perusahaan ternama di Indonesia sehingga orang tuaku tidak perlu mengeluarkan biaya sekolah sepeser pun. Masa-masa SMP kujalani dengan penuh perjuangan, yang kulakukan hanya belajar dan terus belajar. Aku bahkan belum pernah pergi bermain bersama teman-temanku di masa itu hingga aku samasekali tidak memiliki teman karena selalu menolak saat diajak bermain.

Aku percaya bahwa hasil sesuai dengan proses yang dilakukan, dan akhirnya pun benar, aku selalu mendapatkan peringkat teratas di setiap semester hingga akhir kelulusan. Kemudian di masa akhir SMP, saat akan memasuki masa SMA pun belum pernah mengalami kegagalan, aku juga berhasil diterima di SMA terfavorit di kotaku. Tetapi masa-masa itu kujalani seorang diri tanpa teman, aku selalu menyendiri namun tetap mendapatkan peringkat paling atas.

Bahkan di SMA aku dijuluki seorang “kutu buku penyendiri”, serta dijauhi oleh sebagian teman karena tidak bisa diajak bekerjasama saat ujian berlangsung. Namun, aku tidak peduli akan hal itu, karena berbagai olimpiade yang kuikuti selalu memperoleh kemenangan secara individu tanpa perlu teman sehingga aku sangat percaya diri dengan diriku sendiri. Di akhir kelulusan SMA, aku pun tetap berhasil mendapatkan kejuaraan tertinggi.

Sejak di perkuliahan, kemudian aku memahami banyak hal baru yang belum terlalu kuketahui. Aku berhasil memasuki jurusan yang kuinginkan, yakni bisnis dan manajemen. Jurusan tersebut kupilih karena aku memiliki cita-cita tinggi untuk menjadi pebisnis sukses agar kehidupan orang tuaku berubah. Pertama kali mengikuti perkuliahan aku merasa sangat tidak nyaman karena tidak terbiasa dengan kehidupan secara berkelompok dengan orang lain selain keluarga utamaku.

Aku pun mendapatkan nilai jelek karena ketidakmampuanku dalam bekerjasama dalam tim. Aku pun sering mendapatkan kritik dari dosen serta teman-temanku. Selama satu semester aku benar-benar mengalami stress karena berusaha untuk menyesuakan diri dengan orang lain hingga berkali-kali jatuh sakit. Di akhir semester pertama aku hanya berhasil mendapatkan IPK 3.00 saja. Berhari-hari pun aku tidak bisa tidur hingga mengalami insomnia.

Suatu ketika ada seseorang yang berbaik hati untuk mendekatiku, dan mengajakku berbicara untuk pertama kalinya seumur hidupku. Ya, dia adalah seorang lelaki, secara perlahan ia memperkenalkan diri dengan sopan, tata bahasanya halus takut menyinggungku. Dia sangat sabar menungguku mau berbicara dengannya, hinga akhirnya aku mulai merasa akrab dengan seorang teman.

Sejak saat itu, dia mulai memperkenalkanku dengan teman lainnya yang berada satu kelas denganku. Aku pun mulai memberanikan diri untuk berbicara bersama orang lain, kemudian mulai membentuk sebuah kelompok pertemanan yang membuatku nyaman. Dari situ, aku kemudian menjadi seorang yang ceria mampu bekerjasama dengan tim, bahkan seringkali dijadikan sebagai seorang pemimpin.

Di semester 3 aku mencoba untuk mengikuti organisasi kampus dan aktif di dalamnya, aku pun mampu beradaptasi dengan baik. Hingga akhirnya saat kelulusan tiba, aku mendaftarkan diri di universitas ternama luar negeri di jurusan manajemen dan bisnis, tentu aku diterima karena pihak universitas mengetahui kemampuanku yang cemerlang dalam berorganisasi.

Kini aku meraih beasiswa penuh di luar negeri sekaligus mengembangkan bisnis toko perlengkapan sehari-hari yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Tentu saja bisnis itu tidak kujalani seorang diri, tetapi bersama suamiku yang pertama kali melatihku untuk berani berinteraksi dengan orang lain.

baca juga: 11+ Contoh Artikel Ilmiah Lengkap Dengan Metode Penulisannya

2. Contoh Autobiografi Kedua

contoh autobiografi panjang
contoh autobiografi

Aku Lani Trisnawaty. Orang-orang biasa memanggilku dengan sebutan Lani. Aku terlahir 115 tahun setelah Dewi Sartika, tepatnya tanggal 4 Desember 1999 di sebuah kota industri, Kendal. Sebenarnya, aku lahir dengan nama Melani Utami. Namun, saat kecil aku jatuh sakit dan menurut kepercayaan orang dulu, namaku harus diganti sehingga lahirlah sebuah nama “Lani Tyaswati”.

Aku merupakan anak terakhir dari 7 bersaudara. Buah dari pasangan Pak Yefet dengan Bu Nereni. Aku dilahirkan di keluarga besar yang penuh dengan kesederhanaan. Ayahku adalah seorang tukang becak tradisional yang biasanya bekerja di area pasar, sedangkan ibu hanyalah seorang ibu rumah tangga. Sejak kecil, aku diajari oleh keluargaku untuk tumbuh menjadi anak yang rajin beribadah, mandiri, jujur dan sederhana. Kami sekeluarga tinggal di sebuah desa mini bernama Desa Penaruban yang berada di Kecamatan Weleri, tepatnya RT 1 RW 6.

Aku biasa meluangkan waktu luangku untuk menulis, menyanyi, mendengarkan musik, dan main kuis. Menyanyi dan mendengarkan musik untuk melepas bosan. Sedangkan menulis dan main kuis untuk melepas bosan sekaligus mencari uang. Hobi semakin terasa menyenangkan apabila hobi itu bisa menambah penghasilan. Dari hobi menulis, aku mulai membuat beragam jenis tulisan mulai dari puisi, cerpen, artikel dan karya tulis lainnya.

Aku biasanya mengikuti lomba blog yang diadakan secara online dan alhamdulillah pernah menang dan mendapat hadiah berupa pulsa, merchandise maupun freshmoney. Hobiku yang paling menghasilkan adalah main kuis. Cara mainnya hanya dengan menjawab soal dan promosi produk yang tawarkan penyelenggara kuis. Hadiahnya pun tidak tanggung-tanggung mulai dari pulsa, pakaian, tas, uang, voucher belanja, handphone sampai liburan ke luar negeri. Aku sendiri sering mendapat hadiah dari hobiku ini.

Namun, belum pernah mendapat hadiah yang besar seperti handphone dan liburan karena semakin besar hadiahnya semakin sulit persaingannya. Hobiku yang lain adalah mendengarkan musik. Musik yang biasa aku dengar pun tidak pilih-pilih. Aku suka semua genre musik mulai dari pop, rock, reggee, ska, dangdut dan masih banyak lagi. Musik selalu membawaku terhanyut dalam kedamaian. Itulah yang membuatku sangat menyukai musik. Dalam berbagai kegiatan, aku sendiri sering memutar alunan musik dalam kepalaku.

Dalam menjalani hidup, aku mempunyai motto yaitu awali dengan Bismillah dan akhiri dengan Alhamdulillah. Motto hidup ini bermakna bahwa segala sesuatu yang dilakukan atas dasar ibadah atau mencari ridho Allah. Oleh karena itu, aku selalu menyikapi segala sesuatu dengan rasa syukur dan pantang menyerah. Semua akan terasa indah apabila kita merasa ikhlas dengan apa yang kita kerjakan.

Riwayat pendidikanku berawal ketika aku berumur 4,5 tahun. Aku disekolahkan di TK Ulul Albab Karangdowo. Saat TK, aku tergolong anak yang gesit dan mandiri. Aku pun pernah tampil menari pendopo kecamatan. Biasanya, aku berangkat dengan berjalan kaki sendirian dari rumah ke TK yang berada di desa sebelah. Kemudian, aku melanjutkan ke SD N 2 Penaruban.

SD merupakan masa-masa dimana aku banyak bermain. Walaupun banyak bermain, alhamdulillah aku menduduki pernah perangkat 3 besar dikelas dan menjuarai lomba baca tulis alqur’an dan murrotal sebagai juara 2 dan juara 3. Selain itu, aku juga menjadi juara 3 LCC tingkat Kecamatan. Setelah lulus SD, aku memutuskan untuk melanjutkan ke SMP N 1 Weleri yang terkenal sebagai SMP terbaik se-kabupaten Kendal kala.

Aku masuk bangku SMP tahun 2011. Ekstrakulikuler yang aku ikuti saat SMP adalah pramuka dan karawitan. Dunia SMP membawaku untuk tetap mempertahankan prestasiku di kelas dengan peringkat 1 dan 2 serta menjadi bagian dari 10 lulusan terbaik tahun 2014. Setelah lulus SMP, aku melanjutkan ke SMK N 1 Kendal.

Ketika SMK, aku mengikuti organisasi karya ilmiah remaja dan majalah sekolah. Dengan bekal organisasi berbasis kepenulisan dan ilmu akuntansi, alhamdulillah aku menjuarai lomba akuntansi tingkat Jawa Tengah sebagai juara 4, juara 3 lomba paper akuntansi nasional, dan perwakilan pelajar untuk pelatihan bela negara di gedung DPR RI. Namun dibalik kebahagiaan menjadi perwakilan pelajar karesidenan Semarang dan sekitarnya untuk ke Jakarta, aku juga merasakan sedih teramat dalam karena di hari yang sama saat aku pulang dari Jakarta, aku harus kehilangan ayahku karena sakit yang beliau derita. Bagian ini yang menjadikan aku menjadi pribadi yang lebih kuat untuk kedepannya.

Selama SMK, aku mengembangkan hobi menulis dengan mengikuti beberapa lomba online. Aku pernah menjadi 100 pemenang Lomba Cipta Puisi Nasional dan menjadi kontributor di beberapa buku seperti Pejuang Mimpi tahun 2015, Buku Jejak Langkah Penulis tahun 2015. Selama SMK pula, aku masih bertahan dengan prestasi yaitu dengan tetap rangking 1 di kelas dan 5 besar rangking paralel. Setelah lulus SMK, awalnya aku berpikir untuk bekerja dan kuliah. Namun, keadaan tidak mengizinkan. Aku memutuskan untuk melanjutkan kuliah di PTN terdekat yaitu Universitas Negeri Semarang melalui jalur SBMPTN.

Walaupun hanya berbekal sistem kebut semalam, alhamdulillah aku diterima sebagai mahasiswa baru di kampus konservasi. Sampai saat ini, aku berkuliah di Universitas Negeri Semarang jurusan Akuntansi. Besar harapanku menjadi mahasiswa yang berkontribusi dalam memajukan bangsa dan negara ini. Setelah lulus S1, aku bercita-cita untuk menjadi seorang akuntan BUMN dan pengusaha sukses dunia akhirat.

3. Contoh Autobiografi Ketiga

contoh autobiografi singkat
contoh autobiografi

baca juga: 11+ Contoh Teks Eksplanasi: Pengertian, Ciri, Unsur, Struktur Dan Jenisnya

Aku Rendra Dwi Ardiansyah, berusia 19 tahun yang lahir di Kota Malang pada Februari, 13, 1998. Aku seorang pebisnis yang sukses di bidang usaha perumahan atau property.
Kesuksesanku tersebut bermula ketika memiliki hobi mendesain rumah-rumah indah impian di masa depan. Meskipun aku terlahir dari keluarga yang tak mampu, tapi tetap kuberanikan diri untuk memiliki cita-cita hidup di rumah mewah, tentu ini sangat sederhana bukan?

Impian anak kecil pada masa itu memang cukup seperti itu. Kedua orang tuaku pun mendukung cita-citaku, hingga aku didorong sebagai anak yang rajin untuk terus menjalani masa pendidikan. Aku menuruti kedua orang tuaku, hingga aku mengenal orang asing yang tiba-tiba datang ke kehidupanku, dan membuatku kehilangan keseriusan atau fokus dalam belajar.

Orang asing itu memberikan penawaran yang sangat menggiurkan, setelah kuselidiki dengan menguntitnya secara sembunyi-sembunyi, dia adalah seorang pebisnis sukses. Dan ia tidak memiliki seorang anak, namun aku masih belum mengerti alasannya memberikan penawaran padaku untuk bekerjasama dengannya.

Aku pun bercerita tentang kejadian tersebut kepada orang tuaku, dan mereka tidak mengizinkanku untuk mengikuti langkah orang asing yang baru saja kukenal, “takut penipuan,” katanya. Mereka tetap menyuruhku untuk fokus dalam belajar dan mengejar peringkat tinggi agar berhasil mencapai cita-cita.

Beberapa hari kemudian orang itu datang lagi, kali ini dengan cara yang berbeda, Ia berkata kepadaku bahwa sangat membutuhkan bantuan seorang sepertiku yang terlihat serius dalam menjalani sesuatu. Hal itu pun sangat menggangguku selama beberapa hari, karena dia bahkan memberiku nomor teleponnya. Lalu kuberanikan diri untuk menghubunginya dan berusaha mengikuti usahanya tersebut secara diam-diam tanpa diketahui oleh orang tuaku.

Aku pun memberanikan diri untuk menjalani bisnis sebagai pemula di usiaku yang saat itu bisa dibilang cukup muda, yakni 15 tahun. Orang asing tersebut ternyata memiliki karakter sangat baik, dan ingin sekali menjadikan aku sebagai orang terdekatnya, karena dia tidak memiliki teman satu pun yang bisa dipercaya. Kini aku berhasil menjadi pebisnis property sukses dengan bimbingan orang tersebut yang akhirnya diketahui menderita penyakit kanker.

Kini aku merawatnya, dan kedua orang tuaku pun sudah mengetahui segala perjalananku selama ini.

4. Contoh Autobiografi Keempat

contoh autobiografi diri sendiri
contoh autobiografi

Nama Saya Laily, Saya lahir pada tahun 1998. Tanah Kelahiran saya di kota ukir Jepara, Kota sederhana dengan kearifan lokal dan budaya yang unik. Saya adalah anak sulung dari 3 bersaudara, Saya lahir dan tumbuh atas didikan dan kasih sayang dari kedua orang tua yang sangat saya hormati, Beliau adalah Bapak Santoso dan Ibu Sunarti. Saya tinggal bersama orang tua dan kedua adik saya, ada yang masih duduk di bangku SMP Amelia Lysanties, dan Chaliesta Trikusuma yang masih berusia 6 tahun. Saya hidup dengan kesederhanaan, Bapak Saya berprofesi sebagai wiraswastawan dan ibu saya sebagai ibu rumah tangga.

Pada tahun 2003, saya memulai pendidikan saya di Taman Kanak – kanak Putro Utomo Gidangelo, Saya menempuh pendidikan TK selama 1 tahun. Kemudian Saya melanjutkan di SD Negeri 2 Gidangelo, jarak rumah dengan SD hanya 200 meter. Di jenjang SD Saya banyak mengikuti kegiatan lomba, salah satunya Lomba Menari se- Kabupaten Jepara. Kemudian Saya Lulus SD dengan Nilai yang memuaskan pada tahun 2010. Setelah itu saya melanjutkan ke jenjang berikutnya di SMP Negeri 2 Welahan, di sekolah ini saya mulai mengembangkan akademik dan ketrampilan Saya melalui ekstrakulikuler sekolah. Saya banyak mendapatkan penghargaan atas prestasi di bidang akademik saya.

Setelah itu saya lulus pada tahun 2012, dan melanjutkan pendidikan saya di SMK Negeri 3 Jepara, salah satu sekolah Kejuruan favorit yang ada di Kota Jepara. Saya mengambil jurusan Administrasi Perkantoran, yang awalnya bukan keinginan saya untuk mengambil jurusan ini. Akan tetapi setelah mengalami tahap penyesuaian, akhirnya saya dapat menerima jurusan ini dengan lapang dada, dan malah semakin tertarik untuk mendalami ilmu administrasi perkantoran.

Masa – masa putih abu – abu ini adalah masa dimana saya mendapatkan banyak pengalaman, cerita, dan teman yang sangat berharga. Ketika duduk di kelas XI saya mengikuti ekstrakulikuler Pramuka, melalui ekstra ini saya mendapat pengalaman yang sangat berharga dalam berorganisasi, bagaimana menjadi orang yang disiplin, loyal, dan empatik terhadap sekitar. Saya juga pernah mengikuti lomba karya penulisan cerpen, dan artikel tingkat kabupaten serta kegiatan – kegiatan lainnya. Dan akhirnya tepat pada bulan Mei tahun 2016 saya wisuda dengan Nilai UN terbaik se – Jurusan Administrasi Perkantoran, Alhamdulillah melalui jalan ini Tuhan masih mengizinkan saya untuk kembali melanjutkan pendidikan di salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Semarang.

Melalui jalur Bidikmisi SNMPTN saya diterima di Universitas Negeri Semarang pada tanggal 25 Mei 2016. Dan sampai sekarang saya sedang belajar di sana dengan Program Studi S1 Administrasi Perkantoran. Next target saya ingin lulus selama 3,5 tahun dengan IPK Cumloud 3,8 Amin.

Itulah beberapa kisah hidupku yang bisa kuceritakan, bagaimana dengan kamu ?

***

Demikianlah penjelasan dan contoh autobiografi lengkap yang bisa dibagikan pada postingan kali ini. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan dan wawasan Anda. Terimakasih banyak!

Bagikan:

Leave a Comment